Kotawaringin Barat, MIJ.id
TOKOH Pemuda Kotawaringin Barat (Kobar) Gusti Muhammad Hadiansyah tokoh pemuda Kotawaringin Barat (Kobar) menyoroti pedagang pasar yang mendatangi kantor DPRD untuk , menuntut penurunan masalah tarif retribusi dan sewa pasar yang dianggapnya tidak sepadan dengan kondisi ekonomi saat ini.
Dalam wawancara via telpon seluler dengan media lokal hari ini, Gusti Muhammad Hadiansyah menegaskan perlunya Pemerintah untuk merevisi mendalam terhadap tarif restibusi/sewa ini.
Menurut Gusti Dian panggilan akrabnya, tarif retribusi dan sewa pasar yang berlaku saat ini tidak lagi mencerminkan realitas ekonomi di tingkat lokal. Hal ini telah menghambat pertumbuhan usaha kecil dan menengah serta mengurangi daya saing pasar lokal.
"Ini bisa mengarah pada penutupan usaha kecil dan merugikan ekonomi lokal," ujar Gusti Dian, Sabtu 29 Juni 2024.
Dia juga menambahkan bahwa perubahan ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ekonomi daerah.
Dia juga mengajak pemerintah daerah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dalam hal ini pedagang pasar dan segera mengambil langkah-langkah yang berkeadilan.
"Revisi tarif retribusi dan sewa pasar diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi pertumbuhan ekonomi di Kotawaringin Barat. Hal ini juga sebagai langkah awal yang positif untuk membangun kesetaraan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup warga di daerah Kobar yang kita cintai ini ," pungkasnya.
(Ari OS/ *)

0 Komentar